Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
LIVE

Indeks Berita

Produksi Padi Banten Naik Tajam, Pemprov Perkuat Swasembada Pangan 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 | Januari 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-11T07:55:29Z
Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan bantuan beras kepada warga dalam program swasembada pangan.(Foto: Beritabanten.com)


Tangerang | JurnalisKeadilan.com – Pemerintah Provinsi Banten mencatat peningkatan signifikan dalam sektor pertanian sepanjang 2025. Produksi padi di wilayah ini melonjak lebih dari 16 persen, seiring bertambahnya luas lahan panen yang kini mencapai sekitar 349 ribu hektare.


Capaian tersebut disampaikan saat Gubernur Banten Andra Soni mengikuti kegiatan Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang berlangsung secara daring dari kawasan Tasikardi–Banten Lama, Kabupaten Serang.


Gubernur Andra menjelaskan bahwa kenaikan produksi padi berjalan seiring dengan perluasan area tanam yang sebelumnya sekitar 299 ribu hektare. Dengan tambahan tersebut, hasil panen Banten kini mendekati 1,8 juta ton dalam satu tahun.


Menurutnya, sentra produksi beras terbesar di Provinsi Banten berada di Kabupaten Pandeglang, Lebak, dan Serang, yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.


Peningkatan ini tidak lepas dari dukungan kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam pengendalian harga pupuk, penetapan harga gabah, serta rehabilitasi jaringan irigasi. Program-program tersebut memberi kepastian bagi petani untuk terus meningkatkan produksi.


“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat berpengaruh terhadap stabilitas dan peningkatan produksi pangan,” ujar Andra dalam keterangannya.


Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat

Untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan, Pemprov Banten bersama Forkopimda dan pemerintah kabupaten/kota sepakat memperkuat perlindungan lahan sawah melalui kebijakan tata ruang dan program Lahan Sawah Dilindungi (LSD).


Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada petani berupa benih unggul berbagai varietas dengan total sekitar satu ton. Bantuan tersebut diberikan kepada beberapa kelompok tani di wilayah Serang. Masyarakat sekitar lokasi panen raya juga menerima paket sembako sebagai bagian dari program sosial pemerintah.


Presiden Apresiasi Pencapaian Swasembada

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target awal.


Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan faktor utama dalam menjaga kedaulatan bangsa.


“Sebuah negara tidak akan benar-benar merdeka jika kebutuhan pangannya masih bergantung pada pihak lain,” tegas Presiden.


Presiden juga memaparkan rencana lanjutan pemerintah, termasuk penguatan produksi jagung, pengembangan energi berbasis hayati, serta program ketahanan pangan berbasis desa dan perikanan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis.


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menambahkan bahwa produksi beras nasional pada 2025 mencapai sekitar 34 juta ton dengan cadangan lebih dari 3 juta ton. Kesejahteraan petani juga meningkat yang tercermin dari nilai tukar petani yang terus membaik.



Sumber: Beritabanten.com

Diolah ulang oleh JurnalisKeadilan.com dari rilis kegiatan Pemprov Banten dan keterangan resmi Gubernur Banten serta Pemerintah Pusat.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN